Article Detail

Inisiator Sumpah Pemuda yang 20 Tahun Menjadi Menteri Soekarno

DR. Johanes Leimena salah satu inisiator dan panitia Kongres Pemuda 2 yang selalu menjadi menteri di era Presiden Soekarno (foto: dokumen Kementerian Sosial).

Hari ini 28 Oktober kita bangsa Indonesia dengan bangga memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-94 tahun.

Sumpah Pemuda lahir dari Konggres Pemuda yang dilaksanakan di Jakarta 26-28 Oktober 1928.

Para pemuda yang menjadi inisiator Kongres Pemuda II, selain Mohamad Yamin, terdapat salah satu tokoh yang nantinya akan menjadi menteri sepanjang kepemimpinan Soekarno.

Tokoh itu bernama Johannes Leimena. Leimena.

Sosok yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional itu disebut berkali-kali menjadi menteri pada masa pemerintahan Soekarno. Sebelumnya, yuk simak profil Leimena berikut.

Profil Johannes Leimena

Menurut buku Dr. Johannes Leimena, Negarawan Sejati & Politisi Berhati Nurani oleh Victor Silaen dkk, Leimena dilahirkan pada 6 Maret 1905 di Ambon. Dia menjalani pendidikan dasarnya di Christelijke Europeesch Lagere School.

Kemudian Leimena melanjut sekolah di MULO Jakarta dan lulus pada 1922. Masa-masanya di MULO diisi dengan pendidikan dan organisasi kepemudaan. Dia aktif dalam Pergerakan Pemuda Kristen Indonesia dan menjadi ketuanya.

Minat Leimena dalam pemikiran kepemudaan terus berlanjut hingga bersekolah di School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA). Kala itu, Leimena menjadi Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Kristen.

Ia juga aktif dalam organisasi Jong Ambon. Dari Jong Ambon inilah, Leimena menjadi perwakilan dalam Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928.

Dalam buku tersebut, Leimena termasuk inisiator dan perumus sumpah pemuda bersama Mohamad Yamin.

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment